Thursday, April 22, 2010

Pemergianmu

Kasih ibu..
Kasih ibu tak berbelah bagi
Kasih ibu sampai ke mati
Hanya ingatan pengganti diri
Buat kenangan pengubat hati

Ibu..
Kehilanganmu amat terasa
Bak duri menyusuk jiwa
Namun segalanya ketentuan yang Maha Esa
Ku terima pemergianmu dengan redha

Ibu..
Raut wajahmu penyeri duniaku
Setiap ucapanmu terngiang di telingaku
Lembut sentuhanmu penyejuk hatiku
Murni jiwamu pedoman bagiku

Ya Allah,
Tabah jiwaku terus berdiri
Teguh imanku membentuk peribadi
Agamaku penguat hati
Ku bangkit, muhasabah diri

Ibu..
Sememangnya kau ratu hatiku
Gugurnya bunga di pusaramu
Kutaburkan doa berpanjangan buatmu
Bersemadilah selamanya wahai ibu..

22 April 2010

(Kebelakangan ini, terlalu banyak kita mendengar tentang pemergian orang-orang yang disayangi.  Baru-baru ni, seorang pelajar saya telah kehilangan insan yang disayangi.  Sajak ini khas buat Muhammad Aiman bin Abdullah Sani. Al-Fatihah)